6 Rekomendasi Wisata Kulon Progo, Cocok buat Healing

Jakarta, CakrawalaRafflesia

Ada apa sih di Kulon Progo? Tanda tanya ini muncul saat tahu bahwa ‘pintu masuk’ Yogyakarta satu ini dianggap jauh dari pusat kota.

Namun, siapa sangka, justru wilayah di barat Sungai Progo ini menyimpan destinasi-destinasi wisata yang apik. Berikut beberapa rekomendasi wisata di Kulon Progo.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo Joko Mursito, ada dua kekuatan yang dimiliki Kulon Progo. Kedua kekuatan itu diantaranya alam dan budaya.

“Budaya sangat kuat dan alam sangat mendukung. Itulah modal kami. Kami ingin seperti gudeg yang dikemas dengan kaleng atau spaghetti yang dikemas daun pisang. Maknanya, kami ingin kearifan lokal diangkat betul-betul dengan kemasan internasional atau isi internasional tapi disajikan secara lokal,” kata Joko saat ditemui di kompleks Gua Kiskendo, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulon Progo, DI Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Rekomendasi Wisata Kulon Progo

Dari sekian banyak destinasi wisata di Kulon Progo, CNNIndonesia.com merekomendasikan beberapa yang wajib dikunjungi.

1. Desa Wisata Purwosari

Rasanya tiap kecamatan di Kabupaten Kulon Progo memiliki desa wisata. Salah satunya adalah Desa Wisata Purwosari.

Desa ini menawarkan paket wisata lengkap mencakup alam, seni, dan budaya. Wisata alam di Desa Purwosari antara lain Gua Kidang Kencana, ayunan langit Watu Jaran, dan kebun teh ‘Gumilir’.

Anda juga bisa mengikuti workshop kostum dan tari Angguk Baik khas Kulon Progo, serta mencoba beberapa dolanan bocah [mainan anak] tradisional.

Akan tetapi yang cukup menarik perhatian adalah kulinernya. Desa Wisata Purwosari siap menjamu pengunjung dengan nuk santri.

Baca Juga :  Aturan Buat Turis Asing yang Mau 'Ngeganja' di Thailand

Nuk santri adalah beberapa porsi nasi yang dibungkus daun pisang, lengkap dengan lauk pauk berupa sayur pepaya muda, sayuran rebus dan bumbu urap yang terbuat dari kelapa muda, tahu dan tempe bumbu bacem, serta peyek wader (sejenis ikan yang diasinkan) sebagai tambahan.

2. Kebun Teh ‘Gumilir’




Ilustrasi. (CakrawalaRafflesia/Elise Dwi Ratnasari)

Meski tak seluas Kebun Teh Nglinggo, Kebun Teh Gumilir cocok jadi rekomendasi wisata Kulon Progo selanjutnya. Terletak di Desa Wisata Purwosari, di kebun teh ini Anda bisa melakukan tea walk sekaligus melihat proses pengolahan teh hijau secara tradisional.

Sang pemilik, Sarimin bercerita bahwa kebun teh miliknya ini sudah mampu menghantar anaknya lulus perguruan tinggi.

Perjalanannya tidak mudah sebab panen teh sempat tidak dihargai dengan harga layak. Sarimin pun bertekad mengolah kebun teh ini secara mandiri. Semua proses pengolahan dijalankan secara tradisional.

“Saya olah tradisional pakai kuali sangrai [dipanaskan] dengan kayu. Ternyata ada penggemarnya, katanya enak, ada aroma sangit [aroma khas yang tercipta dari kayu yang dibakar],” ujar Sarimin saat ditemui di kediamannya yang bersebelahan dengan kebun teh.

Tiap kilogram teh olahan tradisional ini dihargai Rp200 ribu. Kemudian untuk teh olahan non tradisional atau proses sangrai dengan kuali besi dan kompor dibanderol Rp17.500 per kilogram.

3. Ekowisata Sungai Mudal




Wisata Kulon Progo (CakrawalaRafflesia/Elise Dwi Ratnasari)

Ingin wisata air paket lengkap? Anda cukup menyambangi Ekowisata Sungai Mudal. Destinasi wisata ini berada di Pedukuhan Banyunganti dan Pedukuhan Gunung Kelir, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo.

Disebut paket lengkap sebab di sini Anda bisa menikmati air terjun, kolam pemandian alami, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak, area berkemah hingga berbagai spot foto ‘Instagrammable’. Semuanya bisa diperoleh hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp10 ribu.

Mudal sendiri merupakan sumber mata air yang tak pernah kering meski melewati musim kemarau. Tak heran sumber air ini jadi andalan sumber air bersih warga setempat.

Simak rekomendasi wisata Kulon Progo lainnya di halaman berikutnya..


Rekomendasi Wisata Kulon Progo, Cocok buat Healing

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Tinggalkan komentar