Bahaya Radiasi: Definisi, Sumber, dan Efek pada Manusia

Nah, untuk mengusir kecemasan Anda, berikut berbagai hal yang perlu Anda ketahui seputar sumber, fungsi, hingga bahaya radiasi bagi manusia.

Apa itu radiasi?

Radiasi adalah energi yang dilepaskan, baik dalam bentuk gelombang maupun partikel. Berdasarkan muatan listrik yang dihasilkannya setelah menumbuk objek tertentu, radiasi dibagi menjadi radiasi ion dan radiasi non-ion.

Radiasi non-ion lebih sering Anda temui dalam bentuk gelombang radio, gelombang mikro (radiasi microwave), inframerah, cahaya yang terlihat oleh mata, radiasi komputer, dan sinar ultraviolet.

Sementara itu, kelompok radiasi ion terdiri atas sinar-x (CT scan), sinar gamma, beta, alfa, dan neutron. Bahaya radiasi biasanya lebih berkaitan dengan radiasi ion, karena sifatnya yang memberikan muatan listrik terhadap objek yang dipaparnya.

Muatan tersebut dapat memberikan efek negatif, terutama bila objek yang dikenainya merupakan makhluk hidup.

Sumber radiasi di sekitar Anda

sinar matahari pagi sore terbaik

Radiasi dapat berasal dari beberapa sumber, seperti radiasi kosmik, unsur radioaktif di bumi, dan radiasi buatan manusia. Berikut merupakan perbedaan dari tiap sumber radiasi tersebut.

Radiasi kosmik

Radiasi kosmik berasal dari partikel matahari dan bintang yang memasuki atmosfer bumi. Beberapa partikel berhasil mencapai tanah, sementara yang lain berinteraksi dengan atmosfer dan berubah menjadi berbagai jenis radiasi.

Tingkat radiasi meningkat saat Anda semakin dekat ke sumbernya. Oleh karenanya, jumlah radiasi kosmik umumnya meningkat sesuai dengan ketinggian lokasi. Semakin tinggi suatu lokasi, semakin tinggi dosis radiasi kosmiknya.

Unsur radioaktif di bumi

Uranium, torium, dan radon merupakan beberapa contoh unsur radioaktif yang secara alamiah ditemukan di bumi. Beda dari unsur-unsur seperti hidrogen, karbon, dan oksigen, unsur radioaktif memiliki inti atom yang tidak stabil.

Baca Juga :  Memahami Suhu Tubuh Manusia Normal dan Fakta Unik

Unsur-unsur tersebut akan mengalami peluruhan radioaktif (radioactive decay) hingga intinya menjadi stabil. Proses ini menghasilkan energi dalam bentuk radiasi ion.

Tinggalkan komentar