Belgia Jadi Negara Pertama yang Wajibkan Karantina Pasien Cacar Monyet

Jakarta, CakrawalaRafflesia

Belgia jadi negara pertama yang mewajibkan karantina bagi pasien cacar monyet.

Kewajiban karantina itu ditetapkan oleh otoritas kesehatan setempat bersama dengan Risk Assessment Group (RAG) Belgia.

Mengutip NDTV, sebagaimana dinukil dari harian lokal Belgia, orang yang diketahui terinfeksi virus Monkeypox diwajibkan untuk menjalani karantina selama 21 hari atau tiga pekan.

Dalam keputusan tersebut, otoritas kesehatan juga mengimbau agar siapa pun yang mengalami gejala cacar monyet untuk segera melakukan pemeriksaan medis.

Kebijakan soal kewajiban karantina itu ditetapkan setelah negara tersebut melaporkan empat kasus cacar monyet.

Pada Sabtu (21/5) lalu, ahli mikrobiologi Belgia, Emmanuel Andre mengatakan bahwa kasus cacar monyet keempat telah dikonfirmasi di negara tersebut.

“Pasien saat ini sedang dirawat di Wallonia dan terkait dengan peristiwa Antwerpen dimana dua orang lainnya terinfeksi,” ujar Andre dalam sebuah cuitan Twitter.

Belgia sendiri pertama kali mendeteksi kasus cacar monyet pada Jumat (20/5) lalu. Kasus kedua hingga keempat dideteksi sehari kemudian pada Sabtu (21/5).

Tiga kasus cacar monyet di Belgia diyakini menyebar di festival homoseksual Darklands di Antwerp.

Keempat kasus tersebut menjadi alasan otoritas kesehatan Belgia menetapkan aturan karantina bagi pasien cacar monyet.

Cacar monyet sendiri merupakan penyakit infeksi virus Monkeypox yang langka. Penyakit ini menimbulkan gejala serupa flu dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Selain itu, gejala cacar monyet juga bisa berkembang pada ruam dan luka pada bintik-bintik yang melepuh di permukaan kulit.

Hingga saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa lebih dari 100 kasus cacar monyet telah terdeteksi di 12 negara.

Menurut WHO, siapa pun yang berinteraksi dekat atau berkontak langsung dengan pasien berisiko tertular cacar monyet.

Baca Juga :  INFOGRAFIS: Waspada Gejala Awal Cacar Monyet

(asr)

[Gambas:Video CNN]


Tinggalkan komentar