Kemana Kiswah Kain Penutup Ka’bah yang Sudah Tak Terpakai?

Jakarta, CakrawalaRafflesia

Kain kiswah telah digunakan sejak lama sebagai penutup Ka’bah suci yang berada di Makkah. Di masa lalu, kain di Ka’bah suci menumpuk lantaran kiswah lama tidak pernah dihilangkan setiap kali yang baru dipasang.

Tapi hal itu berbeda saat ini. Kiswah yang telah digunakan sepanjang tahun akan diganti dengan kain hitam berbahan sutra dan disulam emas dengan masa pengerjaan 8-10 bulan, bertepatan dengan perayaan Iduladha.

Kemana kiswah lama, dibuang atau dibiarkan begitu saja?

Dilansir dari Al Arabiya, Direktur jenderal Kompleks Raja Abdul Aziz untuk Ka’bah, Ahmad bin Mohammed Al-Mansouri mengungkapkan, kiswah lama tentu saja tidak mungkin dibuang atau dihancurkan.

Kiswah, kata dia, akan ditempatkan di gudang pemerintah yang diberi pengamanan cukup ketat untuk mencegah reaksi kimia atau infiltrasi bakteri yang bisa merusak kain.

Walau begitu, kain juga bisa digunting dan dibagikan sebagai hadiah, jika diminta oleh otoritas yang lebih tinggi.

Kiswah terbuat dari sekitar 670 kg sutera mentah yang diwarnai hitam, 120 kg benang emas, dan 100 kg benang perak. Kiswah ditutupi dengan sutera berlapis kapas, sedangkan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengelilinginya dijahit dengan benang emas dan perak.

Kiswah memiliki panjang 14 meter dan pada bagian perempat ketiganya terdapat sabuk dengan lebar 95 cm dan panjang 47 m.

(tst/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Hati-hati, Ada 5 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Ciuman

Tinggalkan komentar