Terbius Jejak Kreatif Virgil Abloh di Koleksi Menswear Louis Vuitton

Paris, CakrawalaRafflesia

Selepas kepergian Virgil Abloh pada November tahun lalu, ada sebuah pertanyaan besar yang menggantung di industri fesyen pria. Bagaimana nasib Louis Vuitton yang setiap koleksinya menawarkan tema-tema yang sensitif, kuat, dan berpengaruh?

Jawaban itu tampaknya hadir dalam show teranyar Louis Vuitton pada Kamis (23/6) lalu di Paris, Perancis. Label mode asal Paris itu memamerkan koleksi menswear teranyarnya.

Louis Vuitton tampaknya memutuskan untuk menciptakan koleksi menswear mereka dengan tim yang sama dengan yang dulu dikepalai Virgil Abloh. Jawabannya jelas, suara dan ide Virgil Abloh masih sangat kentara, baik dari segi intelektual maupun segi komersial.

Koleksi transisi yang dirancang oleh tim studio sering kali terlihat sederhana. Namun, tidak demikian halnya dengan koleksi Spring/Summer 2023 ini. Koleksi kali ini sarat dengan ‘Ablohisme’.

Semasa berkarier di Louis Vuitton, Virgil Abloh kerap melibatkan setiap anggota tim, bahkan yang paling junior sekalipun, dalam proses menciptakan karya. Kebiasaan itu membuat anggota timnya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang matang akan ‘Ablohisme’. Kematangan inilah yang ditampilkan dalam koleksi menswear Louis Vuitton teranyar.

Show ini dibuka dengan sebuah pendahuluan yang sinematik bertajuk “Strange Math”. Ini merupakan metafora yang mengekplorasi hubungan antara fantasi dan kenyataan.

Penampilan meriah kelompok marching band ikonik dari Florida A&M University menggambarkan semangat komunitas kulit hitam yang selalu lekat dengan karya-karya Virgil.

Fantasi anak-anak yang berwarna dihidupkan melalui potongan-potongan garmen yang rileks namun kompleks. Di beberapa tempat bahkan terselip origami pesawat kertas, blok-blok mainan, cetakan motif kartun, dan hiasan bermotif mainan sandbox.

Warna-warna yang cerah, dimulai dari dekorasi balon-balon tiup berukuran raksasa berwarna merah terlihat kontras dengan runway yang dibangun mirip dengan landasan balapan mobil-mobilan Yellow Brick Road.

Baca Juga :  OOTD ke Supermarket, Julia Fox 'Pamer' Underwear Alexander Wang




Louis Vuitton memamerkan koleksi menswear teranyarnya di Paris, Perancis, Kamis (23/6). (REUTERS/BENOIT TESSIER)

Hasilnya. tentu saja terlihat familiar dengan kreasi Abloh. Sebuah dekonstruksi apik dari setelan menswear yang dibumbui romantisme, struktur dan siluet yang kompleks, kekayaan tekstur, warna yang mencolok, hingga aksesori.

Show ini setidaknya membuktikan apa yang pernah dikatakan Virgil Abloh. Baginya, mencapai puncak adalah perkara sulit. Namun, saat berhasil tiba di puncak, Virgil akan meninggalkan ‘jejak’ yang bisa diikuti oleh anak-anak muda lainnya.

Melalui koleksi ini, terlihat jejak kreatif Virgil Abloh masih sangat kentara terasa. Terpampang di setiap tampilan koleksi menswear Louis Vuitton musim ini.

(fas/asr)

[Gambas:Video CNN]


Tinggalkan komentar