Wacana Cuti Ayah 40 Hari, Berapa Lama Cuti Ayah di Indonesia Sekarang?

Jakarta, CakrawalaRafflesia

RUU KIA atau Rancangan Undang-undang tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak juga mempertimbangkan soal cuti ayah 40 hari. Cuti ayah dikenal sebagai cuti ayah paternity leave.

Hal ini tertuang di Pasal 6 ayat 2 huruf a draf RUU KIA yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (20/6) yang berbunyi ‘Suami sebagaimana dimaksud pada ayat (1), berhak mendapatkan hak cuti pendampingan: a. melahirkan paling lama 40 hari’.

Namun bagaimana aturan soal cuti ayah selama ini? Mengapa dibuat aturan baru soal cuti ayah 40 hari?

Sebenarnya cuti ayah ini sudah diatur dalam UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pasal 93. Tak cuma mengatur soal lamanya cuti, namun UU ini juga mengatur bahwa suami yang cuti karena istrinya melahirkan juga harus tetap dibayar.

Dalam aturan pasal 93 ayat 2 tertulis “Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak berlaku, dan pengusaha wajib membayar upah apabila : a. pekerja/buruh sakit sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan; b. pekerja/buruh perempuan yang sakit pada hari pertama dan kedua masa haidnya sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan; c. pekerja/buruh tidak masuk bekerja karena pekerja/buruh menikah, menikahkan, mengkhitankan, membaptiskan anaknya, isteri melahirkan atau keguguran kandungan, suami atau isteri atau anak atau menantu atau orang tua atau mertua atau anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia;”

Undang-undang tersebut menuliskan bahwa suami yang istrinya melahirnya berhak mendapatkan cuti selama 2 hari dan tetap mendapat bayaran.

Hal ini tertulis di Pasal 93 ayat 4:

“isteri melahirkan atau keguguran kandungan, dibayar untuk selama 2 (dua) hari.”

Cuti ayah atau yang dikenal sebagai paternity leave ini bukan asal liburan. Namun cuti ini juga punya banyak manfaat untuk ibu.

Baca Juga :  Bacaan Ayat Seribu Dinar dan Keutamaannya

Ada berbagai manfaat cuti ayah 40 hari atau cuti ayah paternity leave, misalnya mengurangi depresi pada ibu yang baru melahirkan sampai meningkatkan semangat kerja dan mendukung kenaikan karier suami. 

Tak percaya?

Baca penelitian dan survei soal manfaat cuti ayah di sini. 

(chs)

[Gambas:Video CNN]


Tinggalkan komentar